Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis – Ritual adalah serangkaian kegiatan yang dilaksanakan terutama untuk tujuan simbolis. Ritual dilaksanakan berdasarkan suatu agama atau bisa juga berdasarkan tradisi dari suatu komunitas tertentu. Kegiatan-kegiatan dalam ritual biasanya sudah diatur dan ditentukan, dan tidak dapat dilaksanakan secara sembarangan.

Pastinya kamu sudah tak asing lagi dengan provinsi yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini. Jawa Timur merupakan sebuah provinsi yang kaya akan seni, budaya, tradisi, hingga keragaman makanan khasnya. Setiap daerah di provinsi tersebut mempunyai ciri khas masing-masing dalam berbagai hal.

Uniknya, beberapa tradisi daerah yang ada di Jawa Timur mempunyai berbagai kisah mistis. Bahkan, beberapa di antaranya masih di lestarikan hingga saat ini. Berikut tradisi Daftar Sbobet Online daerah Jawa Timur yang mempuyai kisah mistis.

1. Bantengan
5 Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Kesenian bantengan diyakini muncul pada zaman Kerajaan Singosari. Adanya relief yang menggambarkan macan melawan banteng dan penari yang mengunakan topeng banteng di Candi Jago di Malang menjadi salah satu bukti mengapa kesenian ini lahir pada zaman tersebut. Kesenian ini masih berkembang pesat di kawasan pegunungan Bromo Tengger.

Kesenian ini dimainkan oleh dua orang yang membentuk seekor banteng. Saat berlangsung, biasanya terdapat sebuah pertunjukan kesurupan ke dalam tubuh para pemain. Dalam kondisi tersebut, gerakan pemain menjadi tidak terkontrol dan sangat agresif.

2. Upacara Ruwatan
5 Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Bagi masyarakat Jawa, Upacara Ruwatan merupakan sebuah bentuk ritual penyucian bagi orang Nandang Sukerta atau berada dalam dosa. Dalam budaya Jawa, tradisi ini di bagi menjadi 3 macam, yaitu ruwatan untuk diri sendiri, ruwatan untuk lingkungan sekitar, dan ruwat untuk wilayah. Untuk ruwatan perorangan, sang sukerta atau orang yang berdosa akan di potong rambutnya di siang hari.

Untuk ruwatan yang skalanya lebih besar, biasanya terdapat sesajen seperti tuwuhan, kain mori, gawangan kelir, aneka jenang, jajanan pasar, dan lain-lain. Menurut cerita masyarakat, ritual ini juga dapat di lakukan oleh seseorang yang mengalami sial dalam hidupnya, seperti sakit, jodoh yang sulit, dan masih banyak lagi.

3. Upacara Sandhur
5 Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Tradisi ini merupakan tradisi adat yang di miliki oleh masyarakat Madura, khususnya para petani dan nelayan. Upacara ini merupakan sebuah ritual bagi mereka untuk dapat berkomunikasi makhluk-makhluk gaib. Upacara ini sendiri mempunyai berbagai tujuan seperti untuk mengusir musibah, menghormati makam keramat, hingga meminta hujan.

Kegiatan utama dari upacara ini ialah sebuah tarian yang di iringi oleh alunan musik. Di tengah pertunjukan, biasanya terdapat dua peserta yang mengalami kesurupan sebagai mediator untuk berdialog dengan makhluk dari dunia lain.

4. Kebo-keboan
5 Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Arti kata¬†“Kebo” dalam bahasa Jawa ialah kerbau. Memang, tradisi ini sangat identik dengan binatang kerbau. Tradisi ini merupakan tradisi adat yang di miliki oleh masyarakat Suku Osing di Banyuwangi.

Tradisi ini mempunyai tujuan sebagai rasa syukur atas hasil panen yang melimpah serta agar di beri keselamatan dan di jauhkan dari malapetaka. Dalam tradisi ini, para peserta akan berdandan seperti seekor kerbau dan di lumuri cairan hitam dari oli serta di lengkapi dengan tanduk buatan. Uniknya, menurut cerita yang beredar di masyarakat, para peserta yang memerankan kerbau biasanya akan kesurupan roh leluhur seperti yang terjadi di Desa Aliyan.

5. Seblang
5 Tradisi Daerah Jawa Timur yang Tak Lepas dari Kisah Mistis

Tradisi adat Seblang merupakan tradisi yang di miliki oleh masyarakat Banyuwangi, khususnya Suku Osing. Tradisi ini merupakan rangkaian tarian yang di bawakan oleh seorang penari yang biasanya sudah tua dan penari tersebut akan mengalami kesurupan dengan menarikan gerakan-gerakan magis. Uniknya, sang penari akan menari selama tujuh hari berturut-turut dalam kondisi kerasukan.

Sebelumnya, terdapat seorang pawang yang akan membacakan mantra terlebih dahulu. Tradisi ini di lakukan setidaknya setahun sekali dengan tujuan menolak bala atau agar desa di berikan keselamatan dan ketentraman.

Nah, itu dia lima tradisi daerah Jawa Timur yang mempunyai kisah mistis. Memang, Jawa Timur memiliki berbagai tradisi daerah yang menarik ya.