20.532 Rapid Test Dilakukan di Jakarta 2,1% Positif Corona

20.532 Rapid Test Dilakukan di Jakarta, 2,1% Positif Corona

20.532 Rapid Test Dilakukan di Jakarta, 2,1% Positif Corona – Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan dua puluh ribu rapid test ke awal wilayahnya. Kebanyakan ia menyatakan hasil negatif dalam tes cepat.

“Tes cepat juga dilakukan di enam wilayah kota dan Administrasi Jakarta County dan Pusat Karyawan Perawatan Kesehatan (PPKP). Hingga Kamis April 2, 2020, dengan total 20 532 orang telah dikenai uji cepat, “kata Kepala Dinas Kesehatan masyarakat Fify Kesehatan Jakarta Mulyani mengatakan pada konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (2020/04/03).

Fify menjelaskan, hanya sebagian kecil dari kasus yang dinyatakan Main Casino Tanpa Deposit positif rapid test. Lebih dari 90 persen diuji negatif selama tes.

“Persen COVID-19 positif sebesar 2,1 persen, dengan rincian 428 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 20,104 orang diuji negatif,” kata Fify.

Dikenal rapid test adalah virus metode rapid test Corona. Metode ini digunakan untuk melacak kasus Crown di masyarakat.

Seorang juru bicara pemerintah untuk mengelola Crown, misalnya Achmad Yurianto, jika orang yang diuji tes cepat positif, yang akan diuji setelah membersihkan laboratorium sebagai bukti penentuan resmi kasus positif.

“Jika cek langsung ke virus, dan kemudian menggunakan tes kita sebut berdasarkan antigen. Penggunaan satu yang verifikasi dengan swab, swab, penyeka dilakukan pada dinding belakang rongga hidung atau belakang rongga mulut, “kata Yurianto pada konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube rekening BNPB, Selasa (24/3).

“Metode yang kami gunakan rapid test sebenarnya proyeksi, sebagai pemeriksaan awal pada kehadiran kasus positif di masyarakat. Jadi memeriksa dengan cepat adalah pemeriksaan antibodi dalam darah,” katanya.