53 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Kota Bogor

53 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Kota Bogor

53 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Kota Bogor

53 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Kota Bogor – Covid-19 semakin mengganas dan belum juga belum pasti kapan akan berakhir. Kasus baru disampaikan 53 orang meninggal akibat positif Corona selama pandemi Covid-19 di Kota Bogor. Ungkap Satuan Tugas Covid-19 Kota Bogor.

Dilansir https://onlinetradingsouthafrica.com Satgas Covid-19 juga mencatat sebanyak 48 orang meninggal karena suspek Covid-19 dan 52 meninggal dengan status probable Covid-19.

Sementara itu hingga saat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor masih mengalami peningkatan, hingga Rabu (7/10/2020).

Terdapat 27 tambahan pasien positif. Total kasus covid-19 di Kota Bogor menjadi 1440 orang.

Pasien positif yang masih sakit sebanyak 408. Pasien sembuh bertambah 18 menjadi 979.

Kontak erat total sebanyak 2263, selesai dikarantina 1826, masih dikarantina 437. Kasus suspek Corona 2758 bertambah 4 orang, sembuh 2457, dan masih sakit 253.

Vaksin November 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ada 2 jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia, yakni vaksin yang diimpor 100% dari luar negeri dan vaksin yang sedang berproses uji klinis oleh Biofarma di Bandung, Jawa Barat.

“Yang diimpor langsung menurut pemerintah pusat akan datang di bulan depan (November), fokus untuk tenaga kesehatan. Kalau yang diproduksi dalam negeri sedang dalam proses tes ketiga, seperti yang saya lakukan (jadi relawan vaksin). Baru Desember nanti keputusan berhasil atau tidaknya,” ujar Ridwan Kamil, usai membuka Musyawarah Daerah XIV Gerakan Pramuka Jawa Barat di Bogor Raya Lakeside, Kota Bogor, Rabu (7/10/2020).

Dia menambahkan jika hasil darah pada tubuhnya meningkatkan antibodi, vaksin dinilai berhasil.

“Maka Januari sudah bisa diproduksi. Dan nanti manajemennya sambil produksi, sambil memberi vaksin. Jadi sudah bisa disuntikkan untuk pihak-pihak tertentu di bulan Januari sampai akhir tahun 2021,” katanya.

Ridwan juga  menyebutkan Kota Bogor masih menjadi zona merah bersama 4 daerah lainnya di Jawa Barat, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Hal itu dikatakannya Senin (5/10/2020).

Secara berkala, epidemiolog akan menghitung situasi setiap kabupaten/kota dengan menghitung skor masing-masing indikator tersebut. Nantinya, skor akan dikalkulasi sehingga menghasilkan angka dengan skala 0-3.