Masih Renovasi di Juni, Besok Masjid Istiqlal Belum Gelar Salat Jumat

Masih Renovasi di Juni, Besok Masjid Istiqlal Belum Gelar Salat Jumat

Masih Renovasi di Juni, Besok Masjid Istiqlal Belum Gelar Salat Jumat

Masih Renovasi di Juni, Besok Masjid Istiqlal Belum Gelar Salat Jumat – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memperbolehkan tempat ibadah untuk kembali beraktivitas di masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Tapi, Masjid Istiqlal masih belum menggelar kegiatan salat Jumat karena masih dilakukan renovasi.

“Istiqlal besok belum menggelar jumatan ya,” ucap Kabag Protokol Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah kepada media Kamis.

Abu menerangkan Masjid Istiqlal masih dalam tahap renovasi. Menurutnya masjid itu akan dibuka lagi di awal bulan Juli 2020.

“Belum dibuka untuk umum. Kemungkinan besar di awal Juli bersamaan dengan selesainya renovasi ya,” kata Abu.

Abu menyampaikan Presiden Joko Widodo sudah memberikan kewenangan kepada Imam Besar Masjid Istiqlal untuk membuka masjid.

Menurutnya, saat ini Masjid Istiqlal masih belum dibuka untuk umum sebab masih fokus dalam renovasi.

“Pertimbangannya satu, kemarin kan Pak Presiden menyerahkan ke Imam Besar kebiijakan membuka masjid.

Yang kedua kami sekarang lagi fokus pada tahap akhir penyelesaian renovasi ini,” jelas Abu.

Lebih lanjut, Abu menrangkan pihak masjid tidak ingin terburu-buru untuk membuka Masjid Istiqlal.

 Mengantisipasi penyebaran COVID-19.

“Tidak mau tergesa – gesa karena apa? Takut bi;la kami buka menimbulkan masalah baru.

Karena ini kan pengunjungnya luar biasa masjid ini banyak sekali ya. Gitu. Dan COVID itu kan menyebar di keramaian orang. Kami tuh setiap hari bisa 5000 orang loh. Itu pertimbangnnya ya,” papar Abu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.

Dengan menjadikan bulan Juni sebagai masa transisi fase pertama.

Beberapa kegiatan bakal diizinkan untuk dibuka kembali tetapi dengan penjadwalan.

Jadwal ini dibagi menjadi 4 pekan. Pekan pertama adalah tanggal 5-7 Juni, pekan kedua dari 8-14 Juni, pekan ketiga berlangsung sejak 15-21 Juni

Dan pekan terakhir 22-28 Juni. Anies menjelaskan akan ada sejumlah penambahan sektor yang boleh beroperasi secara perlahan.

“Pertama tempat dan kegiatan ibadah. Kegiatan keagamaan sudah bisa dimulai pada pekan pertama.

Ini adalah pekan pertama. Kalau kita lihat di sini ini ada 4 pekan. Pekan pertama Juni, pekan kedua, pekan ketiga, pekan keempat.

Ada hari kerja Senin sampai Jumat, lalu ada hari akhir pekan Sabtu dan Minggu,” kata Anies dalam telekonferensi pers yang disiarkan langsung, Kamis