Sejarah Agama Hindu di Indonesia

Sejarah Agama Hindu di Indonesia

Sejarah Agama Hindu di Indonesia

Sejarah Agama Hindu di Indonesia – Seperti diketahui, tempat suci agama Hindu adalah Pura dan hampir semua orang yang beragama Hindu memiliki sebuah pura dalam pekarangan rumahnya termasuk juga tempat usaha, sekolah dan perkantoran, sehingga tidak mengherankan pulau Bali ini dikenal dengan nama pulau Seribu Pura. Bali sendiri dikenal sebagai tujuan wisata dunia sangat banyak pengaruh-pengaruh asing yang masuk ke pulau ini, namun demikian dengan dibentengi iman yang juga dengan ajaran-ajaran agama Hindu, mampu memfilter budaya-budaya asing tersebut dengan baik.

Sejarah perkembangan Hindu sampai sekarang ini, berkembang cukup dinamis dan universal dengan tidak mengurangi arti sebuah kepercayaan kepada Tuhan, pemeluk Hindu di Bali sendiri hidup rukun dengan pemeluk agama lainnya, sangat jarang terjadi gesekan-gesekan antar pemeluk agama, mereka hidup berdampingan, saling menghargai dan menghormati.

Agama hindu merupakan salah satu agama yang di akui di indonesia, mayoritas pemeluk agama hindu yang ada di indonesia dari daerah bali tetapi didaerah lain juga banyak yang memeluk agama hindu. Agama hindu merupakan sejarah bagi indonesia.

Agama hindu lahir karena latar belakang yang sudah tercantum kedalam sejarah agama hindu, dimana seperti yang sering kita ketahui bahwa agama hindu mempunyai berbagai macam kasta dalam kalangan masyarakatnya, serta mempunyai berbagai macam dewa yang mereka sembah. Tetapi menurut R. Antoine sangat sulit apa bila untuk mendefinisikan Hinduisme, dikarenakan Hinduisme bukan satu agama yang hanya dengan syahadat tunggal dimana semua orang tidak harus mematuhinya.

Hinduisme lebih condong sebagai sebuah federasi berbagai pendekatan terhadap realitas yang berada dibalik sebuah kehidupan. Tetapi di indonesia sendiri agama hindu sudah di akui oleh pemerintah bahwa agama hindu merupakan salah satu dari agama yang disahkan pemerintah.

Agama hindu sebenarnya lahir dan tumbuh serta berkembang dari tradisi yang diajarkan oleh kitab weda. Dimana penganut dari ajaran kitab weda berasal dari bangsa arya. Di sekitar tahun 1500 SM bangsa arya mulai memasuki wilayah india, pada perkiraan bangsa arya memasuki india dengan melalui celah kaiber dengan secara bergelombang.

Pada pertama kali suku arya yang mendiami lembah indus serta mendesak suku Dravida, dimana yang harus kita ingat bahwa bangsa dravida mempunyai pusat di Mohenjo Daro dan juga Harappa. Karena bangsa dravida terdesak oleh bangsa arya, peradapan dari Mohenjo Daro dan juga Harappa mengalami kemunduran. Dan kemudian bangsa arya menyebar di berbagai wilayah, antara lain ke Lembah Sungai Gangga dan juga Yamuna. Didalam penyebarannya bangsa arya ada yang melangsungkan pernikahan dengan bangsa dravida dan kemudian terbentuklah masyarakat dengan generasi yang baru.

Dimana masyarakat dengan generasi yang baru disebut dengan bangsa Hindu. Tradisi serta kepercayaan yang di anut bangsa Hindu itu yang kemudian disebut dengan agama dan juga kebudayaan Hindu. Meskipun perubahan dari bangsa arya dan dravida yang berubah ke zaman Hindu, tetapi ajaran yang mereka anut tetap menggunakan kitab weda yang dahulu digunakan oleh bangsa arya.